Kamis, 23 Januari 2014

fillet bawal bintang



 
BAB 3
HASIL PRAKTEK

3.1. Kegiatan Yang Dilaksanakan
3.1.1. A. Alur Proses

RECEIVING

WASHING 1

WEIGHING 1

SORTIR 1

HEAD LESS

PENYIANGAN

WASHING 2

FILLET

WEIGHING 2

SKIN ON                                                                                                         BONE LESS

WASHING 3                                                                                                   WASHING 3

TRIMING                                                                                                        SKIN LESS

WRAPPING                                                                                                     TRIMING

WEIGHING 3                                                                                                  BONE LESS

PACKING                                                                                                        WASHING 3

                                                                                                                        WRAPPING

                                                                                                                       WEIGHING 3

                                                                                                                        PACKING


VACCUM

METAL DETEKTOR

STUFEL

FREEZING

                                                              GLAZING                                                EXPORT
 

                                                 PACKING & LABELLING             COLD STORAGE
                                                                                            

B.Pembahasan Alur Proses
1.      Receiving Yaitu Penerimaan Bahan Baku Yang Perlu Di Perhatikan Dalam Penerimaan Bahan Baku Adalah :
a)      Dilakukan Pengecekan Suhu Dalam Fiber
b)      Dilakukan Pengecekan Suhu Tubuh Ikan, Pada Saat Penerimaan Bahan Baku Suhu Ikan Harus Rendah Yaitu 00C - 30C.
c)      Dilakukan Uji Organoleptik
Pada Pengujian Organoleptik Hal Yang Perlu Diperhatikan Adalah :
Ø  Mata : Mata Harus Cembung
Ø  Insang : Berwarna Merah
Ø  Dinding Perut : Perut Utuh,Tidak Ada Perubahan Warna Pada Dinding Perut
Ø  Daging : Kenyal,Bila Ditekan Tidak Membekas
Ø  Aroma/Bau : Khas Ikan
Kemudian Ikan Yang Ada Dalam Fiber  Yang Diberi Es, Kemudian Dibongkar. Dan Dilakukan Pemindahan Ikan Yang Ada Didalam Fiber Ke Dala Keranjang Yang Ada  Di Atas Meja Pencucian.
2.      Washing 1 (Pencucian 1)
Setelah Ikan Dipindahkan Ke Dalam Keranjang, Kemudian Ikan Di Cuci Menggunakan Air Yang Mengalir Yang Sudah Di Campurkan Dengan Gas Ozon Dengan Penambahan Clorine 10 PPM.
Tujuan Pencucian Yaitu Untuk Menghilangkan Lendir Dan Darah Yang Menempel Pada Tubuh Ikan
Tujuan Pemberian Clorine Dan Ozon Yaitu Untuk Mengeliminasi/Meminimalkan Bakteri Pada Ikan.
3.      Weighing 1 (Penimbangan 1)
Penimbangan 1 Ini Guna Untuk Mengetahui Berat Awal Ikan Sebelum Dilakukan Proses Lebih lanjut Dan Untuk Mengetahui Berapa Banyak Row Material Yang Masuk Keperusahaan.
Pada Weighing 1 Ini Ikan Dipisahkan Berdasarkan Sizenya. Mialkan :
Ø  WGG (Whole,Gilled,Gutted) Size 700 Gram
Ø  WR (Whole, Round) Size 500 Gram
Ø  FILLET Size 800 Gram
4.      Head Less ( Potong Kepala)
Ikan Yang Diterima Oleh PT.LSP Dalam Keadaan Segar Dan Bentuk Ikan Utuh (Whole Fish).Pemotongan Kepala Dengan Menggunakan Pisau.
5.      Penyiangan
Penyiangan Dilakukan Menjadi 2 Bagian :
Ø  Pembuangan Isi Perut, Tujuannya Untuk Menghilangka Sumber Bakteri
Ø  Pembuangan Darah Yang Ada Pada Sela – Sela Tulang Tengah Pada Ikan, Tujuannya Untuk Menghindari Terjadinya Kontaminasi Pada Daging Ikan Saat Proses Fillet.
Selama Proses Penyiangan Berlangsung Rantai Dingin Harus Selalu Diperhatikan Dengan Pemberian Es, Tujuanya Yaitu :
Ø  Memperpanjang Safe Life ( Masa Simpan )
Ø  Menghilangkan Sumber Bakteri Pembusuk
Ø  Menyiapkan Ikan Segar Yang Siap Di Konsumsi.
6.      Washing 2 ( Pencuian 2 )
Pada Pencucian Ini Ikan Dibersihkan Mengunaan Sikat Pada Bagian Perut, Tujuanya Supaya Kotora Dan Darah Didalam Tubuh Ikan Hilang Dan Bersih.Kemudian Dilakukan Pengelapan Pada Tubuh ikan  Menggunakan Spon/Busa Tujuanya Agar Tubuh iakan  Tidak Licin Saat Proses Fillet.
7.      Fillet
Fillet Yaitu Pemisahan Tulang Ikan Dengan Daging Ikan.
8.      Weighing 2 ( Penimbangan 2)
Setela Ikan Di Fillet, Kemudian Ikan Ditimbang Untuk Mengetahui Berat Ikan, Setelah Di Fillet Pada Proses Penimbanga 2 Ikan Dipisahkan Berdasarkan Size Dan Kualitas Ikan.
Kualitas Ikan Yang Jelek Maka Akan Di Tolak Atau Di Reject.Sedangkan Ikan Yang Kualitasnya Bagus Akan Dijadikan Bahan Fillet Skinless Boneless Dan Skin On.
Diantaranya Size Skinless Boneless Yaitu 270 – 360 Gram, Sedangkan Size Skin On Yaitu Kurang Dari 270 Gram Dan Di atas 360 Gram.Selama Proses Penimbangan 2 Rantai Dingin Harus Selalu Di Perhatikan Dengan Cara Pemberian Es,Supaya Kualitas Ikan Dapat Di Perhatikan.
9.      Washing 3 ( Pencucian 3 )
Setelah Ikan Di Timbang Kemudian Ikan Di Cuci Dengan Menggunakan Air Ozon + Es Dan Clorine 1O PPM. Tujuan Pencucian 3 ini Guna Untuk Membersihkan Ikan Dari Kotoran Dan Mikroorganisme Yang Terdapat Di Tubuh Ikan. Selama Proses Berlangsung Suhu Ikan Dipertahankan 00C Sampai 30C Dengan Cara Pembersihan Es Pada Air Tersebut Sehingga Rantai Dingin Tidak Terputus.
10.  Skin Less ( Buang Kulit )
Untuk Produk Skin less Boneless Kulit Harus Di Buang, Pembuangan Kulit Harus Dilakukan Menggunakan Mesin Yang Bernama FILLESTAR.
11.  Trimming (Perapihan )
Tujuanya Untuk Menghilangkan Daging Merah, Menghilangkan Duri Pada Perut Serta Membentuk Daging Fillet Atau Merapihkan Bentuk Tubuh Ikan.
12.  BoneLess ( Buang Duri )
Pembuangan Duri Di Lakukan Dengan Cara Membuang Duri Pada Bagian Tengah Yang Ada Pada Daging Ikan, Duri , Berjumlah 7 duri.
13.  Washing 4 ( Pencucian 4 )
Pencucian Ini Dengan Menggunakan Air Ozon + Es Dan Asam Sitrat. Tujuan Pemberian Asam Sitrat Yaitu Untuk Membunuh Bakteri Pada Produk.
14.  Wrapping ( Pengelapan Dan Pengurutan Darah )
Ø  Wrapping ( Pengelapan ) Setelah Ikan Di Cuc, Kemudian Ikan Di Tiriskan Kemudian Ikan Dilap Menggunakan Spon / Busa, Tujuanya itu Untuk Menghilangkan Sisa Air Yang Masih Menempel Pada Tubuh Ikan.
Ø  Wrapping ( Pengurutan Darah ) Untuk Menghilangkan Sisa – Sisa Darah Yang Menempel Pada Daging Ikan.

15.  Weighing 3 ( Penimbangan 3 )
Bertujuan Untuk Mengetahui Berat Akhir Daging Fillet Setelah Dilakukan Proses Sebelumnya.
16.  Packing ( Pengemasan )
Daging Fillet Di Kemas Dengan Menggunakan Plastik Vaccum ( PV ) Yang Di Beri Kode, Tanggal Produksi, Dan Tanggal Kadaluarsa, Kemudian Plasti Divaccum.
Tujuan Pengemasan Ini Adalah Untuk Melindungi Produk Dari Luar Karena Adanya Kontaminai Dari Luar Udara.
17.  Vaccum (Vakum )
Vaccum Bertujuan Penghampan Udara Supaya Bakteri Tidak  Dapat Berkembang, Karena Pada Udara Bakteri Bisa Berkembang Serta Untuk Menghindari Terjadinya Oksidasi Pada Produk.
18.  Metal Detector
Bertujuan Untuk Mendeteksi Adanya Benda Logam Atau Benda Asing Lainya Yang Terdapat Pada Produk.
19.  Stuffel ( Penyusunan Pada Rak )
Setelah Melewati Mesin Metal Detector, Daging Fillet Disusun Rapih Dalam Rak / Keranjang.
20.  Freezing ( Pembekuan )
Proses Pembekuan Dilakukan Menggunakan Mesin Liquid Frozen, Yang Media Pendinginya Adalah Larutan Garam Dan Alkohol, Untuk Pembekuan Liquid Frozen
Membutuhkan Waktu Yaitu Sekitar +  30 Menit Suhu Yang Digunakan -350C.
21.  Glazing
Glazing Produk Fillet Dilakukan Dengan Tujuan Untuk Mencegah Terjadinya Dehidrasi Pada Produk Selama Penyimpanan, Mencegah Perlekatan Antar Bahan Sehingga Tidak Menimbulkan Perubahan Warna Daging Fillet Yang Tidak Baik.
Glazing Dilakukan Dengan Mencelupkan Kedalam Air Selama 3-4 Detik.
22.  Packing And Labelling
Bahan Pengemas Yang Digunakan PT.LSP Terdiri Dari Plastik Polyethilene, Plastik Bubel Dan Master Karton, Dalam Tiap Kemasan Dicantumkan :
Ø  Nama Produk
Ø  Ukuran / Size Produk
Ø  Berat Bersih Produk
Ø  Nama Perusahaan
Ø  Kode Produksi
Ø  Mutu Dan Kualitas
Ø  Tanggal Produksi Dan Tanggal Kadaluarsa.
Dalam Tiap Master Karton Beratnya Mencapai 10 Lbs ( 4,54 )
23.  Cold Storage
Produk Yang Telah Dikemas Dalam Master Karton Di Simpan Dalam Cold Storage Pada Suhu -250C. Produk Kemudian Ditata Rapih Dan Di Simpan Dalam Ruangan.
24.  Export
Produk Yang Pertama Masuk Harus Di keluarka Terlebih Dahulu, Produk Kemudian Di Angkat Ke Dalam Kontainer Yang Dilengkapi Dengan Pendingin, Suhu Kontainer < -180C  Dan Pemuatan Produk Dilakukan Dengan Hati-Hati Dan Disusun Rapih.
Ø  Produk Skinless Boneless Di Export Ke Negera USA ( Amerika Serikat )
Ø  Produk Skin On Di Export Ke Negara Jepang.

A.     Sanitasi
Proses Pembersihan Secara Higenis Yang Meliputi Sanitasi Pekerja, Ruangan, Bahan Dan Alat.
a.      Sanitasi Pekerja
Sebelum Pekerja Masuk Kedalam Ruang Proses, Pekerja Harus Memakai Pakaian Pekerja Yang Telah Disediakan Oleh Pabrik, Seperti Seragam Kerja, Masker Dan Topi Yang Telah Disediakan Oleh Pabrik, Dan Sebelum Dan Sesudah Bekerja Pekerja Harus Cuci Tangan Dengan Hand Soap.
b.      Sanitasi Ruangan
Ruang Proses Sebelum Dan Sesudah Digunaka Saat Proses Harus Dibersihkan Terlebih Dahulu Dengan Di Siram Dengan Air Panas.
Untuk Ukuran Clorine Yang Digunakan Antara Lain :
Ø  Clorien Untuk Cuci Tangan : 100 PPM
Ø  Clorine Untuk Cuci Kaki : 200 PPM
c.       Sanitasi Bahan
Ikan Bawal Bintang Sebelum Di Proses Ikan Harus Di Cuci Atau Harus Di Bersihkan Dengan Menggunakan Air.
d.      Sanitasi Alat
Alat-Alat Yang Digunakan Atau Dipakai Seperti Pisau, Nampan Stanless, Talenan, Dan Lain- Lain Harus Bersih Dari Sisa- Sisa Daging Dan Tidak Boleh Berkarat Agar Tidak Terkontaminasi, Alat Yang Sudah Di Pakai Harus Segera Di Bersihkan Dengan Menggunakan Sabun Cream Dan Memakai Spon. Dan Bagi Lantai Disirami Dengan Menggunakan Air Kaporit.